Rekomendasi Bahasa Pemrograman untuk Pemula 2025
Bahasa pemrograman apa sebaiknya pemula pelajari pada 2025? Jawabannya ada di artikel kita kali ini.
Untuk menentukan bahasa pemrograman apa yang sebaiknya pemula pelajari, kita bisa ambil beberapa kriteria.
Pertama, dari kemudahan bahasa pemrograman. Kemudahan ini dari sisi syntax dan tooling (peralatan) untuk melakukan kegiatan pemrograman.
Kedua, dari tujuan mempelajari bahasa pemrograman. Tujuan ini maksudnya aplikasi apa yang pemula ingin buat. Apakah web, mobile, desktop, atau yang lainnya.
Dari Kriteria Kemudahan Bahasa Pemrograman
Javascript
Yang pertama ada Javascript. Banyak yang akan bilang yang pertama harusnya Python, tapi ada alasan kita menempatkan Javascript di peringkat pertama.
Javascript adalah bahasa yang mudah untuk pemula mempelajarinya. Syntax nya mudah, tipe datanya tidak komplex.
Satu hal yang memberi keunggulan lain Javascript dari segi kemudahan adalah: Anda bisa memulai tanpa menginstall apapun.
Javascript berjalan di browser. Pemula bisa mulai bahkan tanpa menginstal text editor atau runtime khusus.
Python
Python pasti selalu menjadi rekomendasi bahasa pemrograman untuk pemula.
Dari segi kemudahan, syntax nya mudah, dan tooling nya juga mudah kita dapatkan.
Hanya perlu install python interpreter dari website python.org.
Dari Kriteria Tujuan Mempelajari Bahasa Pemrograman
Ada kriteria yang menurut penulis lebih penting daripada kemudahan. Yaitu tujuan mempelajari bahasa pemrograman.
Karena jika tujuan kita adalah membuat aplikasi android misalnya, maka tentu sangat kita rekomendasikan mempelajari kotlin.
Betul Javascript dan Dart dengan Flutter bisa kita gunakan untuk membuat aplikasi android.
Tapi menggunakan native dan rekomendasi bahasa dari platform tujuan tetep merupakan praktik terbaik.
Android
Kotlin
Jika tujuan kita adalah membuat aplikasi Android, maka Kotlin adalah pilihan pertama dan utama.
Dart
Dart dengan Flutter-nya bisa menjadi opsi alternatif. Hal ini karena Dart dan Flutter mendapat support langsung dari pengembang Android, yaitu Google.
Apple
Swift
Jika tujuan kita adalah membuat aplikasi yang berjalan di Sistem Operasi buatan Apple seperti macOS dan iOS, maka Swift adalah bahasa yang wajib kita pelajari.
Data Science, Machine Learning dan Artificial Intelligence
Python
Jika tujuan kita adalah membuat ChatGPT selanjutnya, maka Python adalah bahasa yang sangat mudah dan sangat perlu kita pelajari.
Web
Javascript
Web terdiri dari frontend dan backend. Di bagian manapun, Javascript ada di sana. Web hampir selalu sama dengan Javascript.
Tentu dengan dua kawan baiknya, HTML sebagai markup language dan CSS sebagai penyedap mata tampilan HTML.
Windows
C#
Jika tujuan kita adalah aplikasi Windows, maka C# adalah bahasa yang kita perlukan. C# dengan .NET framework adalah kombinasi terbaik untuk aplikasi Windows.
Multi Platform
Multi Platform merujuk pada dukungan bahasa pemrograman untuk berjalan di berbagai platform.
Saat ini, yang lebih kita ketahui adalah Framework yang bisa multi platform. Contohnya Flutter, .NET dan Framework lainnya.
Untuk bahasa pemrograman yang bisa multi platform, ada beberapa seperti
Java (Desktop, Mobile, Web)
Java dengan JVM nya bisa berjalan di berbagai platform. Hal ini kita pahami karena keunikan Java (dan secara teknis seharusnya semua bahasa yang berjalan di atas JVM), yaitu Java sebagai compiled sekaligus interpreted language.
Kesimpulan
Itu tadi beberapa rekomendasi bahasa pemrograman untuk pemula di 2025.
Ingat, sebelum menentukan yang mana, kita harus memilih kriteria kita.
Kemudahan dan Tujuan adalah dua kriteria penting dalam menentukan bahasa pemrograman yang akan kita pelajari selanjutnya.